Tugas Makalah PAT Sosiologi: "Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Masyarakat Indonesia"
Penelitian
Kualitatif Sosiologi
“Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Masyarakat Indonesia”
Disusun
oleh
Nama : Cindy
Graciella Sendjaja
Kelas : X
IPS 1
SMA
Santo Antonius Jakarta
2020
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang Masalah
Manusia merupakan makhluk sosial yang memiliki hasrat atau keinginan
untuk saling berhubungan atau berinteraksi, baik antarindividu, individu dengan
kelompok, maupun antarkelompok. Sehingga di dalam hidupnya tidak bisa melepaskan
diri dari pengaruh manusia yang lain dan membutuhkan satu sama lain dalam
kehidupan sehari-hari untuk mencapai keberlangsungan hidup di masyarakat.
Pada awal tahun 2020, terjadi permasalahan global yang disebabkan oleh virus
corona (Covid-19). Dan di tanggal 30 Januari 2020, Organisasi Kesehatan Dunia
mendeklarasikan darurat kesehatan global dan diikuti oleh tanggal 11 Maret 2020
yang kemudian ditetapkan sebagai pandemi. Populasi global yang terus tumbuh,
hidup dengan aturan baru tentang pembatasan gerakan dan norma-norma baru pun
mulai muncul.
Dari peristiwa pandemi ini mengakibatkan berbagai perubahan-perubahan baik
sosial maupun ekonomi di seluruh dunia. Khususnya di Indonesia, perubahan
sosial yang dapat terlihat seperti kebiasaan untuk berjabat tangan, kini telah dihapuskan
dari kebiasaan lama masyarakat di kehidupan sehari-harinya. Ada pula upaya yang
dilakukan guna mencegah penyebaran virus. Seperti implentasi Pembatasan Sosial
Berskala Besar (PSBB) yang melarang masyarakat Indonesia untuk melakukan
kegiatan-kegiatan sosial yang mencakup kerumunan atau banyak orang. Selain itu,
masyarakat harus berurusan dengan kebosanan dan kehilangan beberapa kegiatan-kegiatan
penting di dunia luar seperti pekerjaaan, perkuliahan, sekolah, dan acara-acara
penting misalnya pesta pernikahan, dan upacara pemakaman.
1.2 Perumusan
Masalah
1.2.1
Bagaimana
dampak dari pandemi Covid-19?
1.3 Tujuan
Penelitian
1.3.1 Memahami dampak Covid-19
bagi masyarakat Indonesia.
1.4
Manfaat Penelitian
- Bagi Peneliti: mengidentifikasi dan mendeskripsikan dampak-dampak pandemi Covid-19 pada masyarakat Indonesia.
- Bagi Pelajar: menambah wawasan terhadap dampak-dampak dari pandemi Covid-19 terhadap masyarakat Indonesia
BAB II
METODE PENELITIAN
2.1
Lokasi Penelitian
Lokasi penelitian ini dilakukan di Indonesia.
2.2 Teknik Pengumpulan Data
Dalam
metode penulisan, sumber data yang digunakan penulis adalah data sekunder dengan pencarian internet untuk mempelajari masalah dan bacaan-bacaan
untuk menjadi sumber data yang berkaitan dengan rumusan masalah yang di cari, sebagai dasar
perbandingan dan penganalisaan data penulisan.
2.3 Waktu Penelitian
Waktu yang dibutuhkan peneliti dalam
melakukan penelitian ini dilaksanakan dimulai pada tanggal 10 Mei sampai 29 Mei
2020.
BAB III
HASIL PENELITIAN
Dalam menghadapi pandemi Covid-19, physical
distancing merupakan
salah satu langkah untuk
mencegah
dan mengendalikan
penyebaran virus,
dengan membatasi
orang yang sehat
untuk berkunjung
ke tempat ramai dan melakukan kontak
langsung dengan orang lain.
Di saat physical distancing diterapkan, seseorang tidak diperbolehkan untuk berjabat tangan dan harus menjaga jarak setidaknya
satu
meter dengan orang lain, terutama orang yang sedang sakit atau berisiko tinggi terjangkit virus corona (Covid-19).
Selain itu, ada beberapa
contoh penerapan physical distancing yang umum dilakukan, yaitu:
•
Bekerja dari rumah (work from home)
•
Belajar di rumah secara online bagi
siswa sekolah dan mahasiswa
•
Menunda pertemuan atau acara yang dihadiri
orang banyak, seperti konferensi, seminar, dan rapat, atau melakukannya secara
online lewat konferensi video atau teleconference
•
Tidak mengunjungi orang yang sedang sakit,
melainkan cukup melalui telepon atau video call
Ketika physical distancing ini dilakukan,
implementasi kebijakan-kebijakan pemerintah akan memengaruhi kehidupan sosial.
Terdapat aspek yang luas untuk menganalisa dampak dari physical distancing
dan perubahan dalam hubungan sosial diantaranya sebagai berikut.
- ·
Kehidupan
Sosial
Akibat dari pandemi Covid-19 ini masyarakat dipaksa untuk mengurangi
aktivitas diluar ruangan dan dianjurkan untuk melakukan aktivitas di rumah. Dengan
penggunaan teknologi, masyarakat kini menggunakan media sosial untuk
menggantikan interaksi sosial mereka sehari-hari. Contohnya seperti kegiatan
pelaksanaan pembelajaran, konser musik dan pengadaan rapat (meeting)
secara online.
Diberlakukannya pembelajaran online
bagi setiap pelajar mengakibatkan terbatasnya interaksi sosial antar individu. Adapun
terbatasnya akses pendidikan melalui pembelajaran daring, karena tidak semua
mempunyai fasilitas yang memadai untuk melakukan pembelajaran daring. Seperti
kesulitan mengakses sinyal dan borosnya penggunaan kuota. Hal ini yang menjadi
masalah bagi pelajar selama pelaksanaan pembelajaran daring.
- ·
Kehidupan
Ekonomi
Kebijakan yang dibuat pemerintah seperti physical distancing dan
PSBB menyebabkan berlakunya WFH (work from home) bagi para pekerja sebagai upaya
pencegahan penyebaran Covid-19 di ibukota. Namun lain halnya dengan para
pekerja seperti pedagang, buruh, tukang becak, tukang ojek dan yang lainnya.
Yang tidak bisa menerapkan kebijakan WFH tersebut, yang paling terkena
imbasnya. Akibat dari pandemi Covid-19 ini, sebagian masyarakat yang berkerja di
perusahaan dikenai PHK. Selain itu dibeberapa daerah memilih untuk menerapkan
lockdown guna mencegah semakin meluasnya persebaran virus corona tersebut.
Sehingga mengakibatkan para pedagang keliling dan yang lainnya mengalami
penghasilan yang menurun.
Totalnya, ada 1.512 perusahaan telah menerapkan kebijakan WFH. Layanan
kesehatan, komunikasi, makanan dan minuman, layanan keuangan, dan logistik
adalah beberapa sektor bisnis terpilih yang diizinkan beroperasi di masa
pandemi yang gunanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (Sumber: Jakarta
Globe, 23 Maret 2020)
- ·
Dampak
Psikologis
Perilaku manusia adalah
salah satu faktor paling penting yang menentukan tingkat keparahan pandemi
untuk penyebaran penyakit dan dampak psikologis yang ditimbulkannya, seperti
kecemasan, isolasi, dan ketidakpastian. Wabah
virus corona
(Covid-19)
dapat menimbulkan kecemasan bagi banyak orang.
Stress selama pandemi virus corona dapat menyebabkan:
1.
Takut dan kekhawatiran berlebih tentang kesehatan pribadi dan kesehatan orang terdekat.
2.
Perubahan pola tidur atau makan.
3.
Sulit tidur atau berkonsentrasi.
4.
Memburuknya masalah kesehatan kronis.
5.
Memburuknya kondisi kesehatan mental.
6.
Peningkatan penggunaan alkohol, tembakau,
atau obat-obatan lainnya.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa pandemi Covid-19 mengubah pola
hidup keseharian masyarakat, mulai dari masalah ekonomi, sosial, sampai
gangguan psikologis. Ditunjukkan bahwa, masyarakat beradaptasi terhadap situasi
ini dengan memanfaatkan jaringan internet sebagai media pembelajaran,
komunikasi dan juga kegiatan ekonomi.
4.2 Saran
Akan lebih baik jika kita melakukan karantina mandiri supaya menjaga
orang-orang terdekat yang kita sayangi. Bagi orang yang masih harus melakukan
kegiatan di luar rumah, jagalah kebersihan dan kesehatan tubuh.
4.3 Daftar Pustaka
http://news.mit.edu/2020/saxe-lab-examines-social-impact-covid-19-0421
https://www.liputan6.com/bola/read/4225707/riset-tunjukkan-gaya-hidup-orang-indonesia-berubah-karena-virus-corona-covid-19
https://www.kompasiana.com/asihftrn177793/5e994497d541df77e05aad82/perubahan-sosial-ekonomi-akibat-pandemi-covid-19?page=2
https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/daily-life-coping/managing-stress-anxiety.html#:~:text=The%20outbreak%20of%20coronavirus%20disease,and%20your%20community%20stronger
https://jakartaglobe.id/news/more-than-a-thousand-offices-in-jakarta-tell-staff-to-work-from-home
https://www.psychologicalscience.org/news/backgrounders/covid-19-social-impacts-adults.html

Comments
Post a Comment